
JAKARTA, iNews.id - Langkah pemerintah Indonesia menginisiasi perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) dengan pemerintah Swiss diapresiasi. Kembalinya uang-uang WNI di luar negeri dipastikan bisa berdampak positif bagi ekonomi Indonesia.
Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal berpendapat, kehadiran MLA diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kembalinya uang-uang di luar negeri, sehingga bisa dimanfaatkan negara dalam rangka menggerakkan ekonomi dalam negeri.
"Saya rasa pemerintah memang cukup agresif mengejar uang gelap ini karena memang potensi kebocoran ekonomi kita cukup besar," ujar Fithra, Sabtu (16/2).
Fithra menilai, MLA merupakan instrumen yang sangat baik untuk mencari para pengemplang pajak dan terutama tindak pidana pencucian uang yang menempatkan uangnya di negara-negara suaka pajak (tax haven).
Selain itu, kata dia, keberadaan MLA Indonesia dengan Swiss juga meminimalisir larinya uang-uang hasil kejahatan yang diperoleh dari praktik ilegal di dalam negeri.
Tetapi perlu perjanjian (ratifikasi) terlebih dahulu tentu agar dampak positif capital inflow bisa lebih tinggi karena uang tersebut bisa masuk ke sistem keuangan kita," ujar Fithra.
Untuk diketahui, perjanjian MLA Indonesia dengan Swiss merupakan kerja sama hukum masalah pidana ke-10 yang diteken pemerintah Indonesia bersama negara lain. Sebelumnya pemerintah telah bekerjasama dengan negara ASEAN, Australia, Hong Kong, RRC, Korsel, India, Vietnam, UEA, dan Iran.
Perjanjian ini erangkat dari terbongkarnya dokumen Offshore Leaks pada 2014 dan Panama Papers di 2016 oleh International Concortium of Investigative Journalist (ICIJ). Sejumlah nama pejabat dan pengusaha besar masuk dalam daftar tersebut.
Yang menjadi catatan, memiliki perusahaan cangkang bukan berarti selalu memiliki catatan kejahatan. Banyak perusahaan yang membuat perusahaan cangkang untuk kepentingan bisnis.
Editor : Rahmat Fiansyah
http://bit.ly/2STyLux
February 17, 2019 at 03:07AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "MLA RI-Swiss Bisa Berdampak Positif pada Ekonomi Indonesia"
Post a Comment