Search

Trump: 100 Persen Wilayah Kekuasaan ISIS Akan Lenyap Pekan Depan

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan wilayah yang dikuasai kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Suriah dan Irak dapat dikuasai kembali sepenuhnya pada awal pekan depan.

Dia menegaskan AS tidak akan menyerah untuk memerangi sisa-sisa kelompok ekstremis itu meski pasukannya ditarik dari Suriah.

"Ini yang harus diumumkan secara resmi, mungkin pekan depan, kita akan membebaskan 100 persen semua wilayah yang dikuasai kelompok pendukung kekhalifahan," kata Trump, saat pertemuan mitra koalisi, seperti dilaporkan BBC, Kamis (7/2/2019).

Hal itu dia ungkapkan di hadapan perwakilan dari 79 anggota koalisi internasional anti-ISIS yang dipimpin AS. Dia menyebut, bahwa kini ISIS hanya mengendalikan sebagian kecil dari wilayah luas yang sebelumnya diklaim kelompok itu sebagai "kekhalifahan" mereka.

Trump juga mengingatkan bahwa dirinya menginginkan semua pihak untuk menunggu pernyataan resmi.

Sebelumnya, para pejabat militer dan intelijen AS menyatakan kelompok ISIS dapat kembali berkuasa jika tidak mendapatkan tekanan kontra-terorisme yang berkelanjutan.

Pada Desember lalu, Trump mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan negara-negara sekutunya ketika dia menyatakan ISIS sudah berhasil ditaklukkan. Saat itu, Trump menyatakan hendak menarik seluruh pasukan AS dalam waktu 30 hari.

Namun, dia kemudian memperlambat upaya penarikan pasukan AS setelah mendapatkan reaksi keras dari negara-negara sekutu dan pimpinan Partai Republik.

Koalisi global melawan kelompok ISIS, yang kini berjumlah hampir 80 negara, dibentuk pada 2014 setelah kelompok militan itu menguasai sejumlah wilayah dan terus melancarkan serangan teror di luar kawasan tersebut.

Bagaimana Trump memandang pertempuran melawan ISIS?

"Mereka kehilangan wilayah yang dikuasainya," kata Trump, dalam pertemuan dengan mitra koalisinya pada Rabu kemarin di Washington.

"Kekhalifahan ISIS sudah dihancurkan."

Namun, kata dia, ISIS masih memiliki bagian-bagian kecil yang bisa sangat berbahaya dan kelompok militan asing tidak boleh mendapatkan akses masuk ke AS.

"Pada jangka waktu tertentu, mereka (ISIS) mampu menggunakan internet lebih canggih ketimbang kita," katanya.

"Mereka menggunakan internet dengan cemerlang, tapi kini tidak begitu cemerlang," tambah Trump.

Presiden AS itu kemudian mengucapkan terima kasih kepada mitra koalisinya, dengan mengatakan, "Kami akan bekerja sama pada tahun-tahun mendatang."

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo berjanji AS akan terus berperang melawan ISIS, meski pihaknya akan menarik pasukannya dari Suriah.

Dia menyebut penarikan pasukan itu sebagai perubahan taktis, bukan perubahan dalam misi.

Kelompok ISIS kehilangan kendali atas sebagian besar wilayah yang semula dikuasainya, termasuk kantong pertahanan utamanya di Mosul, Irak, serta Raqqa di Suriah.

Namun demikian, pertempuran masih berlanjut di wilayah timur laut Suriah, di mana Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan suku Kurdi menyatakan sudah menangkap puluhan orang dari kelompok itu dalam beberapa pekan terakhir.

Pada Selasa lalu, kepala Komando Pusat militer AS, Jenderal Joseph Votel, mengatakan kepada sebuah komite Senat bahwa ada sebanyak 1.500 anggota kelompok ISIS bertahan di wilayah seluas 52 km persegi di perbatasan Suriah dengan Irak.

"Kelompok itu masih memiliki para pemimpin, pejuang, fasilitator, sumber daya, dan masih memegang teguh ideologinya yang membuat mereka mampu bertahan," kata Votel.

Sementara itu, sebuah laporan dari lembaga pengawas departemen pertahanan AS yang mengutip dari Komando Pusat, mengatakan, tanpa tekanan berkelanjutan, ISIS kemungkinan akan bangkit kembali di Suriah dalam enam hingga 12 bulan ke depan.

Tantangan lain adalah apa yang harus dilakukan dengan keberadaan ratusan anggota kelompok milisi dari negara-negara di luar Irak dan Suriah yang ditangkap oleh SDF, beserta keluarganya.

Seperti diketahui, pemerintah tempat asal anggota kelompok milisi itu berasal enggan menerima kembali orang-orang yang bersumpah setia kepada ISIS.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2RHa3sx
February 07, 2019 at 03:28PM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Trump: 100 Persen Wilayah Kekuasaan ISIS Akan Lenyap Pekan Depan"

Post a Comment

Powered by Blogger.