Search

Diprediksi Kembali Menguat, IHSG Menguji Level 6.600

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat. Titik support dan resistance IHSG berada di 6.513-6.600.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal pergerakan IHSG kembali bertahan di atas MA5 sehingga memberikan sedikit ruang penguatan kembali menguji resistance 6.600. Indikator Stochastic terkonsolidasi pada area middle begitu juga RSI yang tertahan pada momentum overbought.

"Diperkiakan IHSG akan terus mencoba bertahan di atas MA5 dengan potensi menguji resistance pada range pergerakan 6.513-6.600," ujarnya dalam riset tertulis, Kamis (7/2/2019).

IHSG ditutup menguat 1,02 persen atau 66,42 poin ke level 6.547 dengan sektor infrastruktur dan keuangan menjadi top kontributor penggerak IHSG pada perdagangan sebelumnya. Gross Domestic Product (GDP) Indonesia 2018 rilis sesuai ekspektasi 5,17 persen meski indeks keyakinan konsumen dan bisnis rilis turun.

"Penguatan IHSG didukung oleh aksi beli investor asing yang tercatat net buy Rp138,58 miliar seiring penguatan rupiah sebesar 0,30 persen ke level Rp13.920 per dolar AS," ucapnya.

Mayoritas bursa saham di Asia masih ditutup libur tahun baru imlek membuat perdagangan di Asia cenderung sepi. Indeks Nikkei (+0,14 persen) dan TOPIX (-0,05 persen) bergerak terkonsolidasi menyikapi sepinya perdagangan di Asia.

"Bijih besi menguat menuju 90 dolar AS per metrik ton setelah Vale SA Brasil menyatakan force majeure pada beberapa kontrak, meningkatkan prospek defisit komoditas tahun ini," kata dia.

Bursa Eropa dibuka mayoritas pada zona negatif. Indeks Eurostoxx (-0,07 persen), FTSE (-0,06 persen) dan DAX (-0,38 persen) seiring produsen mobil memimpin pelemahan. Setelah sebelumnya terjadi penurunan output factory order di Jerman yang menambah tanda-tanda bahwa ekonomi kawasan kehilangan momentum dan laporan keuangan yang rilis beragam pada perusahaan besar memperkeruh suasana iklim trading di Eropa.

Menurutnya, pada perdagangan hari ini masih akan cenderung sepi dengan mayoritas bursa saham di Asia libur. Dari dalam negeri investor akan terfokus pada data cadangan devisa dan transaksi berjalan hingga penjualan eceran.

Adapun saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya LSIP, WSBP, CPIN, SMGR, TLKM, WSKT, BSDE, PWON, dan UNTR.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2Gczilf
February 07, 2019 at 03:28PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Diprediksi Kembali Menguat, IHSG Menguji Level 6.600"

Post a Comment

Powered by Blogger.