
Ketua DPR Imbau Tim Sukses Capres Kedepankan Isu Strategis-Substansial
JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kedua capres-cawapres agar mendorong tim sukses masing-masing untuk lebih mengutamakan isu atau masalah strategis dan substansial dalam kampanye. Alasannya, sebagian besar masyarakat kecewa dan lelah, karena materi kampanye selama ini tidak mendidik dan juga tidak mencerahkan.
"Materi kampanye yang mendapatkan publikasi luas dari media hanya mengunyah dan meributkan isu-isu yang nyaris tidak substansial, dan juga tidak esensial. Akibatnya, kampanye Pilpres tahun ini dinilai bermutu rendahan," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/2/2019).
BACA JUGA:
Ketua DPR Harap Debat Capres-Cawapres Tidak Jadi Ajang Saling Melukai
Ketua DPR: Idealnya Parpol Harus Dibiayai Pemerintah
Waspada, Manuver Politik dengan Menyebar Hoaks Akan Berlanjut
Alih-alih mendidik dan mencerdaskan generasi milenial, pria yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan, isu-isu kampanye yang digoreng secara berulang-ulang justru cenderung menyesatkan. Apalagi, roda perubahan zaman terus berputar dan setiap perubahan selalu menghadirkan tantangan bagi setiap generasi.
"Generasi milenial butuh calon pemimpin yang mampu mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan," ujar mantan ketua Komisi III yang membidangi hukum, hak asasi manusia (HAM) dan keamanan.
Kesinambungan perkembangan teknologi, menurut Bamsoet, sudah mengubah lanskap ekonomi, politik, sosial dan budaya. Perubahan yang meng-global tersebut, mampu membuat batasan atau sekat-sekat semakin tipis.
"Arus dana dan investasi nyaris tak lagi mengenal batas negara. Saling memengaruhi pada aspek budaya pun begitu mudah berkat perkembangsan teknologi media sosial," katanya.
Dia mengungkapkan, peta kekuatan ekonomi juga telah berubah. Telah muncul prediksi Cina akan menjadi kekuatan nomor satu perekonomian dunia.
Penetrasi kekuatan ekonomi Cina tampak nyata di berbagai belahan dunia. Artinya, dinamika tantangan bagi orang muda Indonesia masa kini tidak sama dengan tantangan yang dihadapi orang tua mereka pada zamannya.
Kalau dulu orang muda Indonesia selalu melihat ke dunia barat, Eropa dan Amerika Serikat khususnya, generasi milenial dihadapkan pada alternatif lain. Munculnya kekuatan baru di Asia sebagaimana diperlihatkan Cina, India dan Korea Selatan, tentunya juga harus mendapatkan perhatian khusus orang muda Indonesia masa kini.
"Karena itu, generasi milenial harus diajak dan didorong untuk memahami tantangan mereka di masa depan. Dalam konteks itu, peran orang tua, pemimpin masyarakat dan kaum pendidik menjadi faktor kunci," ujar Bamsoet.
Indonesia, dia menjelaskan, butuh pemimpin yang mampu membaca dan memahami perubahan zaman dengan segala tantangannya. Dari pemahaman itu, para pemimpin masyarakat dituntut mampu memberi ruang dan waktu bagi generasi milenial mempersiapkan diri, agar pada waktunya nanti mereka mampu merespons tantangan.
"Masa kampanye Pilpres dan pemilihan anggota parlemen masih akan berlangsung hingga 13 April 2019. Manfaatkanlah periode kampanye yang tersisa sekarang untuk mengajak generasi milenial melihat dan memahami tantangan di masa depan agar mereka tahu bagaimana harus mempersiapkan diri," kata Bamsoet menegaskan.
Editor : Djibril Muhammad
http://bit.ly/2tgfx3Q
February 10, 2019 at 04:43PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Ketua DPR Harap Timses Jokowi dan Prabowo Jual Isu Strategis"
Post a Comment