
JAKARTA, iNews.id - Tim bulu tangkis Indonesia sudah 30 tahun gagal membawa pulang Piala Sudirman ke Tanah Air. Hal itu rupanya membuat motivasi kontingen Indonesia untuk meraihnya pada tahun ini meningkat.
Tim Merah Putih terakhir kali meraihnya pada 1989, dengan mengalahkan Korea Selatan di final. Setelah itu, Indonesia lebih sering takluk. Bahkan mereka gagal ke final di 4 gelaran terakhir.
“Tujuan utama kita pasti mengembalikan Piala Sudirman karena sudah 30 tahun ya. Jadi semangat itu yang menjadi motivasi kita,” ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti di Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Pada gelaran 2017, Indonesia terhenti di fase grup. Namun Susy yakin hal yang sama tak akan terulang. Mantan ratu bulu tangkis itu menegaskan tekad kuat atlet bisa membawa Indonesia menuju kemenangan.
“Sekarang ini kekuatan badminton merata. Di Selandia Terbuka kita juara umum, tapi China dan Jepang tidak dapat gelar. Jadi tergantung kondisi terakhir atletnya, strategi yang pas dan paham kondisi lapangan,” kata Susy.
Menurut Susy, kejuaran Piala Sudirman yang menggunakan sistem beregu ini membuat segala kemungkinan bisa terjadi, karena pemenang ditentukan melalui perolehan poin dari tim, bukan kemenangan perorangan.
Susy mengatakan PBSI sudah menyusun strategi dengan menurunkan tim terbaik guna membawa pulang piala dua tahunan yang akan berlangsung di Nanning, China, 19-26 Mei mendatang.
“Kita akan turunkan tim sesuai kebutuhan dan melihat dari siapa kita bisa mengumpulkan poin. Setiap sektor punya tanggung jawab dan tugas yang sama untuk menyumbang poin,” kata Susy.
Terkait persiapan menuju Piala Sudirman, Susy mengungkapkan jika selama pelatnas tidak mengadakan uji coba karena jadwal atlet yang terlalu padat. PBSI berfokus pada peningkatan kekompakan tim dan kualitas permainan termasuk akurasi pukulan.
Editor : Haryo Jati Waseso
http://bit.ly/2WAb0pO
May 10, 2019 at 06:26PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Gagal Juara 30 Tahun, Tim Indonesia Termotivasi Bawa Pulang Piala Sudirman"
Post a Comment