Search

Susi Susanti Ingin Pemain Lebih Terbiasa Hadapi Tekanan di Latihan

JAKARTA, iNews.id - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susi Susanti merasa pebulu tangkis Indonesia harus terbiasa menghadapi tekanan sejak latihan. Dia yakin hal tersebut akan membantu sang atlet tampil lebih baik ketika bertanding.

Susi Susanti merasa mental pemain Indonesia mudah patah akibat tekanan yang didapat ketika berlatih masih belum cukup besar. Padahal tekanan yang besar akan lebih terasa ketika bertanding, sehingga kesalahan kerap terjadi di tengah laga.

“Mengatasi tekanan di pertandingan harus dibiasakan dari latihan. Contoh, kalau sudah capek di latihan, kadang masih nawar, kalau ketat, ya sudahlah, pasrah,” kata Susi di laman resmi PBSI.

Akibat belum mampu menghadapi tekanan, pemain juga kerap melakukan kesalahan ketika berlatih. Kejadian itu kemudian terus terjadi hingga menghadapi pertandingan. Susi yakin tekanan saat berlatih akan berbanding lurus dengan hasil pertandingan.

“Waktu latihan drilling 100 bola, kadang kalau sudah capek, dinyangkutin, kebiasaan di latihan itu akan kebawa, jadi cepat menyerah lah, kalau bola susah nggak mau diambil lah. Lebih baik di latihan mikir yang terjelek dulu, kalau nanti nggak sejelek itu di pertandingan kan enak kitanya main,” ujarnya.

Perempuan berusia 47 tahun itu juga merasa kesadaran pemain ketika berlatih juga masih kurang. Dia berharap pebulu tangkis Indonesia bisa lebih berinisiatif ketika menjalani latihan dan tidak terpaku pada program yang telah diberikan.

“Ada atlet yang merasa sudah latihan kok, sudah habiskan program. Tapi kualitasnya bagaimana? Belum lagi yang nyolong-nyolong, kalau latihan kelincahan enggak sampai garis, aturannya kan harus menyentuh garis. Padahal ini kalau di pertandingan banyak manfaatnya,” tutur Susi.

Peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 itu kemudian mencontohkan metode latihan ganda putra nomor satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Susi menganggap metode latihan Minions wajib menjadi contoh pemain lainnya.

“Contohnya Kevin/Marcus, dari latihan sudah beda kualitasnya. Lihat Marcus, datang lebih pagi, pulang belakangan. Apa yang dia rasa masih kurang, dia ikut tambahan,” ucap legendaris bulu tangkis Indonesia itu.

“Kevin kalau latihan kelihatan sekali tidak mau kalah. Coba lihat mereka di pertandingan, saat poin ketat, tidak mau kalah, karena mereka sudah biasa menghadapi situasi begini di latihan,” tutur Susi.

Editor : Haryo Jati Waseso

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2TAGY43
February 07, 2019 at 05:48PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Susi Susanti Ingin Pemain Lebih Terbiasa Hadapi Tekanan di Latihan"

Post a Comment

Powered by Blogger.