
NEW DELHI, iNews.id - Sebanyak lima warga negara India termasuk di antara 50 jemaah yang tewas dalam serangan di masjid Christchurch, Selandia Baru, dengan setidaknya dua lainnya dilaporkan terluka. Penembakan brutal itu terjadi pada Jumat (15/3).
Kedutaan India di Selandia Baru mengonfirmasi jumlah korban tewas itu melalui Twitter, setelah insiden penembakan terjadi di masjid kembar di kota damai tersebut.
Tiga dari yang tewas akibat penembakan massal di masjid Al Noor berasal dari negara bagian Gujarat. Mereka adalah ayah dan anak bernama Asif dan Ramiz Vora, serta pensiunan bernama Mahboob Khokhar yang berusia 65 tahun, yang mengunjungi putranya di Christchurch.
Ansi Karippakulam Alibava -berusia 23 tahun dari Kerala- yang tinggal bersama suaminya di Christchurch sejak tahun lalu untuk mengemban studi magister- juga dipastikan meninggal.
BACA JUGA: Usia 3 hingga 77 Tahun, Daftar Korban Penembakan Masjid Selandia Baru
Korban kelima, Ozair Kadir, adalah seorang pilot komersial dari Kota Hyderabad.
"Kami dalam proses memastikan informasi tentang semua orang India yang terkena dampak serangan teror," kata seorang pejabat kementerian luar negeri India, kepada AFP, Senin (18/3/2019).
Pejabat itu membantah laporan media India yang mengklaim tujuh orang tewas dalam serangan itu.
BACA JUGA: Pernyataan Para Pemimpin Dunia soal Penembakan di Masjid Selandia Baru
Keluarga-keluarga yang putus asa di India berusaha untuk memastikan keselamatan kerabat mereka setelah pria kulit putih Australia, Brenton Tarrant (28) diduga melakukan pembunuhan tersebut.
Mohsin Vora, saudara laki-laki Asif, mengatakan kepada AFP bahwa mereka awalnya diberi tahu bahwa saudara lelaki dan keponakan mereka terluka dalam serangan itu. Lalu seorang anggota keluarga mengidentifikasi tubuh mereka setelah terbang ke Selandia Baru.
BACA JUGA: Jika Lolos, Pelaku Penembakan di Selandia Baru Beraksi di Masjid Lain
Vora mengatakan, saudaranya yang berusia 56 tahun itu pergi untuk bertemu dengan cucu barunya sebulan yang lalu.
"Saya dan orangtua dari istri Ramiz diberikan visa. Kami akan segera berangkat ke Selandia Baru," kata Vora.
Hingga kini, 50 orang dilaporkan tewas akibat serangan di masjid Christchurch. Para korban serangan teror berusia antara tiga hingga 77 tahun.
BACA JUGA: Maafkan Pelaku, Begini Pengakuan Suami Korban Penembakan Selandia Baru
Selain itu, berdasarkan daftar yang dirilis oleh keluarga korban, mereka yang tewas termasuk setidaknya empat perempuan.
Rincian lengkap tentang siapa saja yang tewas dalam serangan itu belum dikonfirmasi ke publik oleh pihak berwenang dan daftarnya belum lengkap.
Dalam dokumen itu disebutkan nama-nama dari 44 laki-laki dan empat perempuan, serta 2 orang yang belum diketahui identitasnya dari 50 korban yang dikonfirmasi tewas oleh polisi.
BACA JUGA: Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Ungkap Alasannya Menyerang
Editor : Nathania Riris Michico
https://ift.tt/2u9vJ7w
March 18, 2019 at 04:11PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "India Pastikan 5 Warganya Tewas Dalam Penembakan Masjid Selandia Baru"
Post a Comment