Search

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas meski Rawan Profit Taking

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat terbatas pada perdagangan di awal pekan, Senin (18/3/2019). Penguatan ini melanjutkan tren positif IHSG pada akhir pekan lalu.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal ditutup break out resistance MA50 meski tertahan pada resistance MA20 sebagai target terdekat penguatan.

Indikator stochastic masih bergerak positif dengan momentum RSI yang mulai memasuki area jenuh beli. Adanya pergerakan yang tertahan pada resistance MA20 yang berada di. kisaran 6460 menjadi indikasi negatif untuk pergerakan IHSG selanjutnya.

"Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung menguat terbatas diwarnai aksi profit taking dengan support resistance 6394-6500," kata Lanjar, Senin.

Pada akhir pekan kemarin, IHSG ditutup menguat 47,92 poin atau 0.75 persen di level 6461.18. Kenaikan tersebut ditopang oleh aksi beli investor asing pertama dalam sepekan sebesar Rp409.67 miliar rupiah.

Sejumlah sektor yang mengangkat IHSG antara lain sektor keuangan (+1.29 persen ) dan industri dasar (+2.35 persen). Optimisme pada saham-saham perbankan dan perternakan menjadi pemicu kenaikan di antaranya saham BBRI (+2.84 persen), BMRI (+2.53 persen) dan CPIN (+5.96 persen).

Menurut Lanjar, neraca perdagangan Februari yang surplus 330 juta setelah sempat defisit pada Januari sebesar 1,06 miliar dolar AS membuat IHSG melompat pada akhir sesi perdagangan.

Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya INTP, INDF, BNGA, TLKM, PGAS, ASII, INCO, LPCK.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2TKgmBq
March 18, 2019 at 03:30PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "IHSG Berpeluang Menguat Terbatas meski Rawan Profit Taking"

Post a Comment

Powered by Blogger.