Search

Aktivis Israel Desak Pembangunan Sinagog di Kompleks Masjid Al Aqsa

YERUSALEM, iNews.id - Situasi di kompleks Masjid Al Aqso, Yerusalem, masih memanas. Kondisi ini dipicu oleh penutupan pintu ke Masjid Bab Al Rahmah di kompleks Al Aqsa pada bulan lalu oleh militer Israel.

Akibatnya, umat Islam tak bisa salat di Masjid Bab Al Rahmah, memicu gelombang demonstrasi yang berujung pada penangkapan puluhan warga.

Bahkan Israel menangkap dua pejabat badan wakaf asal Yordania yang dipercaya mengelola dan mengawasi tempat-tempat suci di Yerusalem. Meski sudah dibebaskan, dua pejabat itu dihukum tak boleh masuk ke Al Aqsa hingga 4 bulan.

Situasi belum mereda, aktivis sayap kanan Israel justru mendesak pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membangun tempat ibadah Yahudi, sinagog, di kompleks Al Aqsa.

Al Aqsa merupakan tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Sebelum Kakbah, kiblat umat Islam adalah Al Aqsa. Di tempat itu pula Nabi Muhammad SAW melaksanakan Mikraj atau perjalanan menuju langit ketujuh. Momen tersebut sampai saat ini masih diperingati umat Islam dengan sebutan Isra Mikraj.

Dilaporkan surat kabar The Jerusalem Post, sebagaimana dikutip dari Anadolu, Rabu (6/3/2019), desakan itu disampaikan setelah puluhan aktivis sayap kanan berkumpul pada Minggu (3/3/2019). Mereka mematangkan sikap untuk mendesak pemerintah mewujudkan keinginan itu.

Israel menduduki Yerusalem Timur, daerah di mana kompleks Al Aqsa berada, dalam perang Arab Israel pada 1967. Israel lalu mencaplok seluruh bagian kota pada 1980, langkah yang tak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2EEk1GR
March 06, 2019 at 10:04PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Aktivis Israel Desak Pembangunan Sinagog di Kompleks Masjid Al Aqsa"

Post a Comment

Powered by Blogger.