
JAKARTA, iNews.id - Kepala Divisi Humas Polri M Iqbal menampik adanya video viral polisi yang mendukung salah satu pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019.
Dia mengatakan, video viral itu merupakan ucapan terima kasih polisi kepada pemerintah atas Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial yang berkerja sama dengan Polri.
"Jadi begini ya, (video) viral itu memang seperti polisi. Propam sudah turun, tetapi yang harus dilihat memang, kan ada video ya. Bicara bahwa mengucapkan terima kasih atas bantuan sosial kan memang bener, bahwa bantuan sosial itu program pemerintah. PKH program keluarga harapan, gitu kan," tutur Iqbal di Kementerian Menko Polhukam, Rabu (203/2019).
BACA JUGA:
Dalami Rekaman CCTV, Polisi Buru Rampok Rp505 Juta Modus Kempis Ban
Viral Polisi Tampar Wanita di Tempat Umum, Faktanya Mengejutkan
Viral, Polisi Jepang Kejar Lamborghini Pakai Sepeda
Dia menjelaskan, ucapan terima kasih dilakukan atas kerja sama antara Kementerian Sosial dengan Polri. Kerja sama tersebut untuk mengamankan PKH Kementerian Sosial.
"Apabila dugaan bahwa polisi ada di sana, memang kita ada MoU dengan Kemensos. Mabes Polri ada MoU untuk melakukan pendampingan terhadap program tersebut," katanya.
Upaya kerja sama dengan Kementerian Sosial dilakukan karena banyak oknum yang menyalahgunakan program tersebut.
"Terjadi penyimpangan, sudah ada beberapa oknum yang kita tangkap di Sulawesi Selatan, di Polrestabes Makassar ada tiga yang sudah diproses hukum," ujarnya.
Dia mengatakan, kejadian penyimpangan juga telah terjadi di Sumatera Selatan. "Jadi kalau misalnya penyelidikan oleh propam itu benar bahwa polisi, ada kaitannya dengan pendampingan. Bahwa ada terima kasih dan lain-lain itu kan inisiatif mereka. Inisiatif diduga juga inisiatif dari masyarakat itu mengucapkan terima kasih," tuturnya.
Sebelumnya beredar video memperlihatkan seorang polisi yang mengajak masyarakat mengikuti seruannya. "Mengucapkan terima kasih kepada Bapak Joko Widodo yang telah memberikan bantuan sosial. Jokowi Yes Yes Yes," ucap polisi itu.
Dalam video tersebut, terlihat masyarakat sedang berkumpul di sebuah aula terbuka dalam acara pembagian sembako Program Keluarga Harapan di Simalungun, Sumatra Utara (Sumut).
Diketahui video tersebut diunggah akun bernama @JackVardan yang berdurasi 28 detik dan viral di media sosial Twitter pada 18 Maret 2019.
Setelah video tersebut diunggah banyak pengguna twitter yang mengomentari kecurigaan atas netralitas institusi keamanan negara tersebut.
Editor : Djibril Muhammad
https://ift.tt/2TTHwFz
March 21, 2019 at 12:50AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Viral Video Polisi Dukung Jokowi, Ini Faktanya dari Polri"
Post a Comment