
DIYARBAKIR, iNews.id – Pertandingan Divisi III Liga Turki yang mempertemukan Amed SFK dengan Sakaryaspor yang berakhir 1-1 ternodai dengan tuduhan kriminal. Pasalnya, gelandang Amed, Mansur Calar, dituduh telah melukai empat pemain Sakaryaspor menggunakan benda tajam.
Berdasarkan video pertandingan Amed SFK, Calar tampak menyembunyikan silet di salah satu tangannya, dan menggunakannya untuk melukai para pemain lawan pada bagian leher dan pipi. Dia bahkan tampak seperti sedang menyeringai ketika berusaha meraih seorang pemain pada bagian tenggorokannya.
Sejumlah pemain yang menjadi korban, seperti Ferhat Yazgan dan Haci Dogru pun tak segan menunjukkan bekas lukanya di akun sosial media milik mereka. Pihak Sakaryaspor pun memastikan pemainnya harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.
“Pemain kami dibawa ke rumah sakit seusai pertandingan, dan terbukti mengalami luka akibat benda tajam. Kami akan menyerahkan kasus ini ke ranah hukum,” bunyi pernyataan Sakaryaspor di laman resminya.
Sebagai bentuk protes, Sakaryaspor pun telah menuntut Federasi Sepakbola Turki (TFF) untuk menindak kejadian yang diyakini bermuatan politis tersebut. Pasalnya, kedua tim memang memiliki basis pendukung yang berlawanan. Amed merupakan tim kebanggaan kaum Kurdi yang dipandang negatif oleh rakyat Turki lainnya.
Sementara itu, pihak Amed membantah tuduhan tersebut, dan merasa ada muatan politis di dalam kejadian itu.
“Tuduhan mereka tidak terdapat kebenaran, dan ditujukan kepada klub. Tuduhan itu tak lebih dari sekedar kampanye terselubung,” tulis Amed.
Editor : Abdul Haris
https://ift.tt/2ENuilb
March 06, 2019 at 05:45AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pemain Liga Turki Dituduh Bawa Silet Saat Bertanding, 4 Terluka"
Post a Comment