Search

Optimalkan Bantuan Alsintan, Kementan Akan Berikan Pelatihan

JAKARTA, iNews.id - Jumlah bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan pemerintah sejak empat tahun terakhir mencapai lebih dari 500.000 unit dengan beragam jenis dan tipe sesuai kebutuhan dan spesifik lokasi. Untuk mengoptimalkan penggunaannya, Kementerian Pertanian (Kementan) akan memberikan pelatihan.

Sebab, menurut hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Kementan, perguruan tinggi serta instansi auditor, pemanfaatan bantuan alsintan ini pada umumnya belum optimal. Hal itu karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan penerima bantuan alsintan.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengungkapkan, pemahaman pertanian modern berbasis mekanisasi dengan menerapkan teknologi digital farming yang dikelola dalam sistem korporasi lahan usaha pertanian, perlu terus diperluas.

"Kementan berupaya melakukan percepatan terwujudnya pertanian modern di Indonesia. Untuk itu telah dilakukan berbagai program antara lain bantuan alsintan, saprotan, asuransi, sarana prasarana irigasi, optimasi lahan dan konsolidasi lahan serta pelatihan teknis dan manajerial untuk usahatani yang menguntungkan," ujar Sarwo Edhy dalam keterangannya, Selasa (5/3/2019).

Sarwo Edhy mengungkapkan, belum optimalnya pemanfaatan ini bisa dilihat dari pengelolaan alsintan oleh poktan/gapoktan yang belum seluruhnya melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Kebanyakan cenderung memanfaatkan alsintan secara individu.

Pengelolaan dan pemanfaatan alsintan dengan konsep brigade belum dilaksanakan sepenuhnya baik oleh Dinas Pertanian, Unit kerja Korem/Kodim maupun UPJA. Terbukti dengan pemanfaatan alsintan yang belum menggerakkan semua alsintan yang ada di masing-masing wilayah secara serempak.

“Kondisi ini mengakibatkan kinerja alsintan di bawah kapasitas kerjanya dan masih terbatas pada permodalan poktan/gapoktan, yang akhirnya menyulitkan dalam perawatan dan pengelolaan alsintan secara berkelanjutan,” kata Sarwo Edhy.

Direktur Alsintan Ditjen PSP Andi Nur Alam Syah menambahkan, melalui model pertanian modern berbasis mekanisasi yang dikawal intensif dari perguruan tinggi bersama Dinas Pertanian Kabupaten setempat, diharapkan dapat mengakselerasi transformasi teknologi di bidang alsintan maupun layanan jasa alsintan yang transparan dan akuntabel menggunakan sistem digital.

"Harapannya melalui pelatihan semua penerima bantuan Alsintan dapat memanfaatkan semaksimal mungkin sehingga terampil/mahir mengoperasikan alsintan. Ke depan, dengan percontohan model pertanian modern berbasis mekanisasi diharapkan dapat berjalan sukses serta," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2UkrBwU
March 06, 2019 at 05:31AM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Optimalkan Bantuan Alsintan, Kementan Akan Berikan Pelatihan"

Post a Comment

Powered by Blogger.