.jpg)
JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada akhir perdagangan, Kamis (16/5/2019) menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah sempat bergerak dua arah. Mata uang Garuda terpantau masih stabil di level psikologis Rp14.400 per dolar AS.
Data Bloomberg menunjukkan, rupiah terapresiasi 11 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.451 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp14.463 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp14.442-14.470 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.452 per dolar AS.
Yahoo Finance mencatat, rupiah menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp14.448 per dolar AS dari posisi terakhir sebelumnya Rp14.455 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp14.450 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp14.435-14.470 per dolar AS.
Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 10 poin menjadi Rp14.458 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.448 per dolar AS.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.400-14.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan rupiah masih berpotensi melemah akibat defisit neraca perdagangan.
Dia menyebutkan, kekhawatiran pasar terhadap perang dagang sedikit mereda setelah AS dan China memberikan gestur bahwa negosiasi masih akan dilanjutkan serta penundaan peningkatan bea impor otomotif dari Eropa dan Jepang di AS.
Namun demikian, tekanan pelemahan terhadap rupiah masih terbuka. Defisit neraca perdagangan yang terbesar sepanjang Indonesia merdeka bisa menjadi faktor pelemahan rupiah.
"USDIDR masih berpotensi bergerak di kisaran Rp14.400-14.500," ujarnya kepada iNews.id, Kamis (16/5/2019).
Editor : Ranto Rajagukguk
http://bit.ly/2LM3kQE
May 17, 2019 at 01:19AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Menguat Lawan Dolar AS, Kurs Rupiah Bertahan di Rp14.451"
Post a Comment