Search

Palestina: Pemindahan Kedubes Brasil ke Yerusalem Tindakan Ilegal

BRASILIA, iNews.id - Pemindahan kedutaan besar (kedubes) Brasil di Israel ke Yerusalem akan menjadi "serangan" terhadap rakyat Palestina dan pelanggaran hukum internasional.

Komentar Ibrahim Alzeben itu muncul beberapa hari sebelum Presiden sayap kanan Brasil, Jair Bolsonaro, melakukan kunjungan resmi ke Israel. Sebelumnya, Bolsonaro berjanji akan memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Memindahkan kedutaan negara mana pun adalah pelanggaran hukum internasional dan serangan terhadap rakyat Palestina," kata Alzeben, kepada AFP, Rabu (27/3/2019).

BACA JUGA: Soal Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Brasil Masih Pikir-Pikir

Setelah mengambil alih kekuasaan pada Januari, Bolsonaro menegaskan kembali janjinya untuk mengikuti jejak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sudah memindahkan kedubesnya ke Yerusalem.

Usulan kontroversial tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa hal itu dapat membahayakan ekspor daging Brasil ke pasar Arab.

Menteri Luar Negeri Ernesto Araujo mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa pemerintah "masih mempelajari" rencana tersebut.

BACA JUGA: Brasil Belum Putuskan Geser Kedubes ke Yerusalem, Ini Alasannya

Keputusan untuk memindahkan kedubes sangat sensitif karena Israel mengklaim semua Yerusalem sebagai ibu kotanya, sementara Palestina memandang Yerusalem timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan.

Hampir semua negara sepakat bahwa status Yerusalem hanya dapat diputuskan melalui negosiasi perdamaian Israel-Palestina yang lebih luas.

Sejauh ini, hanya AS dan Guatemala yang melanggar hal itu dengan membuka kedubes di Yerusalem. Selain itu, Honduras juga resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, namun tak akan memindahkan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem.

BACA JUGA: Honduras Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, tapi Tak Pindahkan Kedubes

Palestina memutuskan hubungan dengan pemerintahan Trump setelah keputusan pemidahan kedubes diumumkan pertama kali pada Desember 2017.

Bolsonaro akan mengunjungi Israel pada 31 Maret hingga 3 April. Alzeben mengatakan pemimpin Brasil itu diundang untuk mengunjungi wilayah Palestina, namun belum ada tanggapan.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2Ty8Ogh
March 27, 2019 at 03:50PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Palestina: Pemindahan Kedubes Brasil ke Yerusalem Tindakan Ilegal"

Post a Comment

Powered by Blogger.