
JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, perkembangan teknologi berjalan begitu cepat, termasuk di dunia konstruksi. Dia menyinggung soal teknologi 3D printing yang bisa membangun rumah hanya dalam waktu 24 jam.
Teknologi tersebut diperkirakan akan menjadi disrupsi di sektor konstruksi. Sejumlah perusahaan seperti PT Wijaya Karya Tbk diketahui sudah memiliki teknologi yang mulai menjadi perbincangan di kalangan pekerja konstruksi.
"Kita tahu sekarang sudah mulai terkenal 3D printing, membuat rumah hanya dalam waktu 24 jam. Bayangkan teknologi yang seperti ini yang akan kita hadapi ke depan dan kita harus tahu mengenai ini," ujar Presiden di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019).
Selain 3D printing, dia juga menyinggung teknologi sistem prefabrikasi. Sistem ini mempercepat pengerjaan konstruksi baik bangunan maupun jembatan. Presiden menyebut, teknologi ini sudah diterapkan pada pembangunan jembatan Holtecamp di Papua.
"Itu yang harus kita kenali, kita mengerti, dan kita respons, sehingga harus belajar," ujarnya.
Mantan Wali Kota Solo itu mengingatkan, pekerja konstruksi harus meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya di tengah perkembangan teknologi. Jika tidak, dia memastikan kualitas SDM akan terus tertinggal.
Dari sisi pemerintah, kata dia, program sertifikasi tenaga konstruksi sudah diberlakukan. Pada 2019, pemerintah menargetkan ada 512 ribu pekerja konstruksi yang mendapatkan sertifikat tersebut, sehingga kemampuannya diakui.
"Kita akan mulai tahun ini dan tahun depan akan besar-besaran training, pelatihan, baik itu di kementerian, BUMN, dan swasta. Ada di dalam negeri, ada yang dikirim ke luar negeri," tutur dia. (Giri Hartomo)
Editor : Rahmat Fiansyah
https://ift.tt/2UAA8Mg
March 13, 2019 at 05:01AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Jokowi Singgung 3D Printing, Teknologi Bangun Rumah 24 Jam"
Post a Comment