
BASEL, iNews.id – Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengakui wakil India Subhankar Dey sebagai lawan yang tangguh. Pebulu tangkis yang disapa Jojo itu kalah rubber game 21-12, 20-22 dan 17-21 dari Dey pada putaran kedua di St. Jakobshalle, Basel, Kamis (14/3/2019) malam WIB.
Pertahanan Dey yang rapat mengakibatkan serangan Jojo kerap tidak efektif dan dengan mudah ditangkal. Meski dia telah berusaha untuk mematikan langkah lawannya, Dey masih bisa menjangkau bola tanpa kesulitan.
“Hari ini lawan bermain bagus, tidak gampang mati dan ulet. Dia kejar terus kemana pun bola saya arahkan. Beberapa kali saya serang, pertahanannya rapat sekali. Waktu bola-bola saya jauh-jauhkan dari dia pun masih bisa dijangkau,” kata Jonatan di laman resmi PBSI.
Pebulu tangkis berusia 21 tahun itu sebenarnya sudah berusaha untuk memiliki langkah dalam menangkal serangan Dey. Namun, hal itu tak terlalu banyak membantu Jonatan.
“Saya sudah antisipasi hal ini, karena saya tahu lawan-lawannya Subhankar tidak ada yang mudah mengalahkan dia,” ujarnya.
Jojo sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan laga lewat dua game langsung. Tetapi, tetapi, dia justru mati langkah sendiri, sehingga Dey mampu mengakhiri perlawanannya, hingga pada fase penentuan.
“Sayangnya di game kedua, saya sudah mengejar 20-20 tapi hasilnya begini. Saya sudah coba turunkan bola dulu karena permainan belakangnya kan bagus. Serangan-serangannya banyak yang akurat,” tutur Jojo.
Dengan hasil itu, tunggal putra Indonesia kini hanya menyisakan Anthony Sinisuka Ginting yang sukses mengalahkan wakil Malaysia Daren Liew lewat straight game 21-13 dan 21-19. Pada babak perempat final, Anthony sudah ditunggu unggulan ketujuh Lin Dan asal China.
Editor : Abdul Haris
https://ift.tt/2UK9tfS
March 15, 2019 at 08:40PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Tersingkir dari Swiss Terbuka, Jojo Akui Lawan Lebih Tangguh"
Post a Comment