
KUALA LUMPUR, iNews.id - Petronas, perusahaan migas nasional Malaysia mengumumkan laba bersih sebesar 55,3 miliar ringgit atau Rp189 triliun sepanjang 2018. Angka itu naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dilansir The Star, Jumat (8/3/2019), kenaikan laba tersebut ditopang oleh pendapatan Petronas sebesar 251 miliar ringgit. Angka tersebut naik 12 persen dibandingkan 2017 sebesar 223,6 miliar ringgit berkat kenaikan rata-rata harga minyak.
Pada kuartal IV-2018, kinerja Petronas sebenarnya tertekan setelah labanya turun 21 persen menjadi 14,3 miliar ringgit. Penurunan laba tersebut akibat kenaikan biaya, depresiasi, dan amortisasi produk.
Kenaikan laba itu membuat dividen yang diberikan Petronas kepada pemerintah Malaysia mencapai 54 miliar ringgit atau hampir 98 persen dari laba bersih. Dividen ini termasuk pengecualian pajak istimewa yang dideklarasikan pada November 2018 sebesar 30 miliar ringgit dan akan dibayar secara cicilan pada Januari-November 2019.
Sepanjang tahun lalu, Petronas menggelontorkan belanja modal 46,8 miliar ringgit. Realisasi tersebut lebih besar 5 persen dibandingkan 2017. Produksi minyak juga meningkat 2 persen menjdi 2,36 juta barel per hari, terutama ditopang kenaikan produksi di Irak dan Turkmenistan.
CEO Petronas, Wan Zulkiflie Wan Arifin mengatakan, industri migas tahun ini tetap menantang di tengah tingginya ketidakpastian dan risiko geopolitik.
"Harga minyak diperkirakan tetap bergejolak pada 2019, dan ketidakpastian di berbagai front akan berdampak signifikan terhadap harga (minyak)," kata dia, dikutip dari Xinhua.
Pada 2019, Petronas memproyeksikan harga rata-rata minyak mentah dunia sebesar 66 dolar AS per barel.
Editor : Rahmat Fiansyah
https://ift.tt/2UqA9lP
March 09, 2019 at 05:08AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Petronas Raup Laba Bersih Rp189 Triliun Sepanjang 2018"
Post a Comment