Search

Korban Penembakan Masjid Selandia Baru, dari Indonesia sampai Turki

CHRISTCHURCH, iNews.id - Korban tewas dalam penembakan dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) mencapai 49 orang. Sebanyak 42 lainnya mengalami luka, di antara mereka ada yang dalam kondisi kritis.

Para korban ada yang merupakan pendatang dari berbagai negara berpenduduk mayoritas muslim.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan, beberapa negara yang sudah memberikan bantuan kekonsuleran kepada warganya adalah Turki, Bangladesh, Indonesia, dan Malaysia.

Dua warga Indonesia, yakni ayah dan anak, Zulfirmansyah dan anaknya berinsial M, mengalami luka. Zulfirmansyah dirawat di ICU karena tubuhnya diterjang beberapa peluru. Sedangkan anaknya tertembak di bagian kaki. Namun keluarga di Sumatera Barat mengungkap kondisi mereka sudah stabil.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, seorang warga Arab Saudi tewas dan beberapa lainnya luka. Lalu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yordania menyebut dua warganya tewas. Kemlu Pakistan juga mengungkap lima warganya belum diketahui nasibnya sampai saat ini.

Penembakan di Masjid An Nur berlangsung saat khatib menyampaikan khotbah. Pelaku, Brenton Tarrant, melepaslan tembakan membabi buta ke arah jamaah. Dia masuk ruang satu ke ruang lainnnya sambil menembaki. Bahkan korban yang sudah tak berdaya karena luka dieksekusi.

Saksi mata mengungkap, pria 28 tahun asal Australia yang disebut sebagai ekstrimis sayap kanan itu, tak segan-segan menembak jamaah di bagian kepala.

Tarrant menjalani sidang dakwaan hari ini di Pengadilan Distrik Christchurch. Dia dituntut dengan pasal pembunuhan.

Selain Tarrant, ada dua orang lagi yang masih ditahan. Mereka akan dijerat tuntutan kepemilikan senjata.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2HBPZ9z
March 16, 2019 at 05:36PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Korban Penembakan Masjid Selandia Baru, dari Indonesia sampai Turki"

Post a Comment

Powered by Blogger.