Search

Proyek Infrastruktur Digenjot, Indef: Efeknya Tak Bisa Cepat

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun terakhir fokus dalam pembangunan infrastruktur untuk menggenjot angka pertumbuhan ekonomi. Namun, realitanya ekonomi sejak 2015 hingga 2018 tumbuh stagnan di kisaran 5 persen.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nawir Messi menilai, pembangunan infrastruktur akan berdampak siginfikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, hal tersebut tidak bisa langsung dirasakan dalam jangka waktu yang singkat.

"Infrustruktur jangka menengah, jangka panjang, enggak bisa anda lihat efeknya tahun depan atau dua tahun lagi," ujar Nawir di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Mantan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha itu memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di era Jokowi akan berpengaruh terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi ke depannya. Namun, Indonesia tidak bisa hanya bergantung kepada infrastruktur untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Menurut Nawir, Indonesia saat ini masih terlalu bergantung kepada angka konsumsi rumah tangga, dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, saat ini porsi konsumsi rumah tangga sudah mencapai 50 persen dari struktur Produk Domesti Bruto (PDB) nasional.

"Kita lihat struktur pertumbuhan Indonesia, 50 persen itu tumbuh dari kita belanja. Orang-orang di rumah belanja, 50 persen sumber pertumbuhan," kata Nawir.

Nawir kemudian mengatakan, Indonesia perlu meningkatkan beberapa sektor lainnya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. "Di negara-negara maju, sumber pertumbuhannya itu dari, ekspor sama investasi. Kita ini dua ini masih sangat lemah," tutur Nawir.

Tercatat, pertumbuhan investasi nasional 2018 mengalami perlambatan pertumbuhan. Dengan realisasi investasi yang hanya tumbuh 4,1 persen, jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, yang tumbuh 16,4 persen.

Sementara itu, ekspor nasional juga hanya tumbuh 6,48 persen sepanjang tahun 2018, lebih rendah dibandingkan impor yang tumbuh 12,04 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2DYx0E2
February 08, 2019 at 03:03AM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Proyek Infrastruktur Digenjot, Indef: Efeknya Tak Bisa Cepat"

Post a Comment

Powered by Blogger.