Search

IHSG Diprediksi Melemah pada Awal Pekan

JAKARTA, iNews.id - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah. Titik support dan resistance IHSG berada di 6.460 dan 6.555.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal membentuk candlestick bearish counter attack meskipun mengalami penguatan di akhir sesi perdagangan. Pola yang terbentuk nothern star dengan indikasi terkoreksi jangka pendek.

"Indikator Stochastic kembali terkonsolidasi dengan momentum RSI yang menjenuh pada area overbought.. Diperkirakan IHSG akan membuka perdagangan awal pekan dengan bergerak cenderung tertekan pada rentang support resistance 6.460-6.555," ujar Lanjar dalam riset tertulis, Senin (4/2/2019).

IHSG ditutup menguat tipis 0,09 persen atau 5,67 poin ke level 6.538 di akhir sesi perdagangan akhir pekan lalu. Setelah sempat menguat optimistis di atas setengah persen pada pembukaan tapi pergerakan cenderung tertekan sejak sesi kedua dimulai.

Data indeks kinerja manufaktur PMI Indonesia yang rilis di bawah level ekspansi sebesar 49,9 dari 51,2 di periode sebelumnya menjadi katalis negatif. Tingkat inflasi yang kembali terjaga di Januari sebesar 2,82 persen (yoy) dari ekspektasi lebih tinggi di kisaran 3,3 persen memangkas kekhawatiran investor terhadap daya beli masyarakat di tengah era suku bunga tinggi.

"Investor asing tercatat net buy Rp682,90 miliar seiring kuatnya rupiah di bawah Rp14.000 sebesar Rp13.948 per dolar AS," kata dia.

Bursa saham Asia menutup pekan dengan terkonsolidasi dekat pada level ekuilibrium. Indeks Nikkei (+0,07 persen), TOPIX (-0,18 persen), Hangseng (-0,04 persen), dan KOSPI (-0,06 persen) ditutup moderat sedangkan indeks Shanghai (+1,43 persen) menguat optimis.

Menurutnya, investor terfokus pada babak baru pembicaraan kesepaktan perdagangan AS dengan China. Pasalnya, China berencana untuk membeli lebih banyak barang pertanian dan energi AS.

Bursa Eropa ditutup mengikuti bursa saham Asia dengan pergerakan yang cenderung moderat. Indeks Eurostoxx (+0,37 persen), DAX (+0,07 persen), dan CAC (+0,54 persen) bergerak moderat sedangkan FTSE (+0,74 persen) melonjak cukup optimistis.

Poundsterling melemah karena data menunjukkan manufaktur Eropa jatuh ke level terendah tiga bulan pada Januari.

Sentimen selanjutnya, dari dalam negeri akan rilis data pertumbuhan ekonomi dan produk domestik bruto (PDB) dengan ekspektasi cukup konservatif. Pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2018 secara kuartalan diperkirakan turun menjadi minus 1,1 persen sedangkan pertumbuhan PDB 2018 naik 5,17 persen dari 5,07 persen tahun 2017.

Adapun saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya CPIN, BBTN, BMRI, WIKA, INCO, BSDE, ADHI, dan UNTR.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2UDvQTP
February 04, 2019 at 03:22PM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "IHSG Diprediksi Melemah pada Awal Pekan"

Post a Comment

Powered by Blogger.