Search

Wall Street Dibuka Turun Sambut Laporan Kuartalan Emiten

NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka masuk zona merah di tengah sejumlah emiten yang akan melaporkan laba dan pendapatan kuartalannya.

Mengutip CNBC, Senin (4/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average diperdagangkan turun 19 poin dengan Chevron dan Exxon Mobil memimpin penurunan. Indeks S&P 500 merosot tepat di bawah garis. Selanjutnya, indeks Nasdaq Composite berosilasi bergerak datar.

Alfabet dan Gilead Sciences dijadwalkan melaporkan rilis kuartalannya setelah penutupan perdagangan Senin. Disney, General Motors, Viacom dan Kellogg dijadwalkan untuk merilis hasil kuartalannya akhir pekan ini.

Saham Clorox naik lebih dari 4 persen setelah perusahaan membukukan laba lebih baik dari perkiraan. Clorox juga menegaskan kembali target untuk laba dan pendapatan 2019. Sysco dan Alexion Pharmaceuticals juga melaporkan laba yang lebih kuat dari perkiraan, mengirim saham mereka masing-masing naik 4,2 persen dan 1,3 persen.

Sejauh ini, lebih dari 47 persen perusahaan komponen S&P 500 telah melaporkan hasil kuartalan. Dari perusahaan-perusahaan itu, 68,5 persen telah melampaui ekspektasi analis, menurut FactSet.

"Ketika saya berpikir tentang musim pendapatan ini, ini lebih dari rata-rata dan lebih baik dari apa yang telah kita lihat selama tiga kuartal terakhir," kata Lindsey Bell, ahli strategi investasi di CFRA.

Pergerakan Wall Street yang terkoreksi merupakan pembalikan dari kenaikan terakhir pekan lalu. Ekuitas menyelesaikan keuntungan bulanan terbaik pekan lalu sejak Oktober 2015, dengan indeks S&P 500 mencatat kenaikan satu bulan terbesar sejak 1987.

"Itu adalah rebound besar dalam kinerja dari kondisi oversold pada Desember, sebagian besar didorong oleh fakta bahwa kekhawatirkan buruknya hasil ketakutan emiten tidak menjadi kenyataan, Fed yang sangat sabar dan 100 bulan pertumbuhan pekerjaan berturut-turut," kata Michael Arone, kepala strategi investasi di State Street Global Advisors.

Analis sempat merevisi turun estimasi untuk pendapatan kuartal keempat setelah aksi jual akhir Desember. Investor juga khawatir tentang jalur Federal Reserve yang mempertahankan normalisasi kebijakan moneter. Mereka khawatir bank sentral akan memperketat kebijakan terlalu cepat.

Ketakutan itu siran setelah minggu lalu The Fed akan sabar dengan kenaikan suku bunga di masa depan. Sementara itu, laporan pekerjaan Januari yang dirilis Jumat juga melampaui ekspektasi analis.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2TvYuWO
February 05, 2019 at 05:01AM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Wall Street Dibuka Turun Sambut Laporan Kuartalan Emiten"

Post a Comment

Powered by Blogger.