Search

Mangkir Wajib Militer, Pemain Sepak Bola Singapura Terancam Dipenjara

SINGAPURA, iNews.id - Pemain sepak bola muda Singapura Ben Davis terancam dibui maksimal 3 tahun karena tak menunaikan kewajibannya sebagai warga negara untuk mengikuti wajib militer.

Pria 18 tahun itu merupakan orang pertama Singapuara yang meneken kesepakatan dengan salah satu klub di Inggris untuk bermain di Liga Premier.

Tahu lalu Davis mengajukan pengunduran waktu untuk mengikuti wajib militer karena memilih meniti karier sepak bola di Inggris terlebih dulu. Namun permintaan itu ditolak Kementerian Pertahanan Singapura. Hal ini sempat memicu perdebatan publik, tak sedikit warga yang mengkritik penolakan itu dan membela keinginan Davis untuk mencapai impiannya bermain bersama klub besar.

Davis meneken kontrak 2 tahun bersama Fulham untuk menjadi pemain sepak bola Asia Tenggara pertama yang mengikuti liga paling bergensi itu.

"Benjamin Davis adalah mangkir dari wajib militer (NS). Dia tidak melapor untuk mengikuti NS sesuai kebutuhan. Dia juga tinggal di luar negeri tanpa izin keluar yang sah," bunyi pernyataan kementerian pertahanan, di situsnya, sebagaimana dilaporkan kembali South China Morning Post, Selasa (19/2/2019).

"Davis melanggar Undang-Undang Penugasan dan jika terbukti bersalah bisa didenda hingga 10.000 dolar Singapura (sekitar Rp102 juta) dan/atau dipenjara maksimal 3 tahun."

Hanya segelintir orang yang pengajuan penundaan wajib militernya diterima, salah satunya perenang Joseph Schooling. Dia menjadi atlet pertama Singapura yang berhasil meraih medali emas Olimpiade, yakni saat Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Joseph, saat itu berusia 21 tahun, mengalahkan Michael Phelps dalam nomor gaya kupu-kupu 100 meter.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2trhieH
February 20, 2019 at 12:03PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Mangkir Wajib Militer, Pemain Sepak Bola Singapura Terancam Dipenjara"

Post a Comment

Powered by Blogger.