
JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi pembayaran secara online via digital banking tumbuh sebesar 44,4 persen secara tahunan pada akhir kuartal tahun 2018. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan triwulan III-2018 yang sebesar 41,1 persen.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kinerja positif uang elektronik dan digital banking tersebut tidak terlepas dari pengaruh menguatnya preferensi masyarakat bertransaksi menggunakan platform teknologi. Hal ini seiring dengan berkembangnya industri financial technology, e-commerce, dan jasa transportasi online.
"Bank Indonesia akan terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran dalam rangka memperluas pembiayaan ekonomi dengan tetap mendukung perlindungan konsumen dan menjaga stabilitas makroekonomi," ujarnya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (21/2/2019).
Pertumbuhan perdagangan digital di Indonesia pada 2019 dinilai semakin menjanjikan. Berdasarkan prediksi McKinsey pertumbuhan e-commerce di Tanah Air meningkat delapan kali lipat, dari total pembelanjaan online 8 miliar dolar AS (Rp112 triliun) pada 2017, menjadi 65 miliar dolar AS pada 2020.
McKinsey juga memprediksi penetrasi belanja online masyarakat Indonesia naik menjadi 83 persen dari total pengguna internet, atau meningkat sekitar 9 persen dibanding penetrasi belanja online pada 2017.
Selain itu, kelancaran sistem pembayaran tetap terpelihara, baik dari sisi tunai maupun nontunai. Hal ini terlihat pada posisi uang yang diedarkan tumbuh 7,8 persen secara tahunan atau menurun dari 10,7 persen pada triwulan sebelumnya.
"Sistem pembayaran nontunai nilai besar melalui BI Real Time Gross Settlement (RTGS) dan nilai kecil melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) juga berjalan lancar," kata dia.
Kemudian, transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, kartu kredit dan uang elektronik tumbuh 13,8 persen secara tahunan pada triwulan IV-2018. Angka ini meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya 12,1 persen.
"Transaksi uang elektronik tumbuh tinggi sebesar 218,9 persen (yoy) pada triwulan IV-2018, meskipun lebih rendah dibandingkan triwulan III 2018 sebesar 300,4 persen (yoy)," tuturnya.
Editor : Ranto Rajagukguk
https://ift.tt/2T5qvYu
February 22, 2019 at 12:27AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "BI: Transaksi Pembayaran Online Kuartal IV-2018 Tumbuh 44,4 Persen"
Post a Comment