
JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada perdagangan, Kamis (14/2/2019) berbalik melemah setelah di sesi kemarin menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda kini mendekati level Rp14.100 per dolar AS.
Data Bloomberg pukul 09.42 WIB menunjukkan, rupiah melemah 36 poin atau 0,26 persen menjadi Rp14.095 per dolar AS dari posisi terakhir kemarin Rp14.059 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp14.070-14.095 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.070 per dolar AS.
Yahoo Finance mencatat, rupiah terdepresiasi 71 poin atau 0,50 persen menjadi Rp14.095 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp14.024 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp14.024 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp14.024-14.095 per dolare AS.
Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 66 poin menjadi Rp14.093 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.027 per dolar AS.
Sebagai informasi, kurs dolar AS menguat pada Rabu (13/2/2019) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati sejumlah data inflasi utama.
Mengutip Xinhua, Kamis (14/2/2019), Indeks Harga Konsumen (CPI) di AS datar pada Januari karena harga energi yang lebih rendah, Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengatakan pada Rabu.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,43 persen pada 97,1309 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1269 dolar AS dari 1,1331 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2850 dolar AS dari 1,2897 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7094 dolar AS dari 0,7098 dolar AS.
Dolar AS dibeli 110,99 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,50 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0088 franc Swiss dari 1,0062 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3250 dolar Kanada dari 1,3241 dolar Kanada.
Editor : Ranto Rajagukguk
http://bit.ly/2BxshaQ
February 14, 2019 at 05:21PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Sesi Pagi, Kurs Rupiah Dekati Level Rp14.100 per Dolar AS"
Post a Comment