Search

BPS: Investasi Full Year 2018 Lebih Baik Dibanding 2017

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, pada kuartal IV-2018, pertumbuhan investasi mengalami perlambatan. Pada kuartal IV-2018, investasi hanya tumbuh 6,01 persen, jauh lebih kecil dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 7,26 persen.

"Tetapi kalau kita lihat full year investasi pada tahun 2018 jauh lebih bagus dibandingkan investasi pada tahun 2017," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (6/2/2019).

BPS mencatat sepanjang tahun 2018, investasi tumbuh 6,67 persen, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, yang sebesar 6,15 persen.

Pada kuartal IV-2018, terdapat tiga sektor utama investasi yang tumbuh melambat. Mesin dan Perlengkapan, menjadi sektor investasi dengan perlambatan tertinggi, di mana pada kuartal IV-2018, sektor ini hanya tumbuh 12,28 persen, sementara periode yang sama tahun sebelumnya naik 22,30 persen.

Sektor peralatan lainnya pada kuartal IV-2018 hanya tumbuh 0,27 persen, turun signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 8,14 persen. Sektor bangunan juga mengalami perlambatan, di mana pada kuartal IV-2018 tumbuh 5,02 persen, lebih kecil dibanding tahun sebelumnya 6,68 persen.

Suhariyanto menjelaskan, perlambatan investasi merupakan dampak dari kebijakan pemerintah untuk mengurangi impor barang modal. Selain itu juga, terjadi penurunan produksi domestik. "Ada kebijakan pemerintah untuk menahan beberapa penanaman modal untuk menahan impor," ujar Suhariyanto.

Pria yang akrab disapa Kecuk itu kemudian mengatakan, di sisi pertumbuhan nilai impor tertinggi terjadi pada mesin pesawat ringan. "Realisasi Belanja Modal Pemerintah Pusat (APBN) Triwulan IV-2018 sebesar 87,82 triliun, menurun 21,40 persen dibanding belanja modal Triwulan IV/2017," ujar Suhariyanto.

Sementara itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengakui realisasi investasi sepanjang 2018 cukup mengecewakan. Namun, investasi akan segera pulih di tengah iklim bisnis yang terus membaik.

Realisasi investasi sepanjang tahun lalu melambat cukup signifikan setelah hanya tumbuh 4,1 persen, sehingga gagal mencapai target Rp730 triliun. Padahal, pada 2017, realisasi investasi tumbuh 16,4 persen.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengatakan, melambatnya investasi di Indonesia tidak terlepas dari situasi yang terjadi secara global. Pergerakan investasi asing (foreign direct investment/FDI) global turun 20 persen sepanjang 2018.

"Ada siklus natural di mana investasi akan rebound setelah pemilihan umum. Kita memiliki delapan bulan tersisa untuk menggapai reformasi," ujarnya dalam diskusi Outlook Ekonomi dan lnvestasi Indonesia 2019 bersama Eurocham di kantornya, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2Tub5dc
February 06, 2019 at 10:22PM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "BPS: Investasi Full Year 2018 Lebih Baik Dibanding 2017"

Post a Comment

Powered by Blogger.