
NEW YORK, iNews.id – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada Selasa (21/5/2019) waktu setempat karena investor mencermati data ekonomi terbaru serta komentar dari pejabat bank sentral.
Mengutip Xinhua, Rabu (22/5/2019), total penjualan existing-home, yang mencakup rumah keluarga tunggal, townhome, kondominium dan koperasi, turun 0,4 persen dari bulan Maret ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,19 juta pada April, National Association of Realtors melaporkan pada Selasa.
Presiden Fed Boston Eric Rosengren dalam sebuah acara yang diadakan oleh Economic Club of New York mengatakan, tidak ada kebutuhan yang jelas untuk mengubah kebijakan moneter dalam waktu dekat dalam.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,13 persen pada 98,0631 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1157 dolar AS dari 1,1168 dolar As pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2705 dolar AS dari 1,2726 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6881 dolar AS dari 0,6905 dolar AS.
Dolar AS dibeli 110,62 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,97 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 1,0113 franc Swiss dari 1,0083 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3404 dolar Kanada dari 1,3431 dolar Kanada.
Editor : Ranto Rajagukguk
http://bit.ly/2HM0Vjk
May 22, 2019 at 02:51PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Indeks Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Rilis Data Ekonomi"
Post a Comment