
JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah di pasar spot pada perdagangan, Selasa (7/5/2019) pagi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah kemarin sempat keluar dari level psikologis Rp14.300 per dolar AS. Meski terhadap mayoritas mata uang dolar AS melemah, namun rupiah tampaknya tak punya tenaga untuk menekan greenback.
Data Bloomberg pukul 09.22 WIB menunjukkan, rupiah terdepresiasi 11 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.309 per dolar AS dari posisi terakhir kemarin Rp14.297 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp14.292-14.311 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.292 per dolar AS.
Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 15 poin atau 0,10 persen menjadi Rp14.305 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp14.290 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp14.290 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp14.285-14.310 per dolar AS.
Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 1 poin menjadi Rp14.309 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.308 per dolar AS.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menuturkan, rupiah akan melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kekhawatiran pasar tentatngg prospek negosiasi dagang AS-Tiongkok mereda setelah China memberikan pernyataan bahwa mereka akan tetap datang ke Washington dan melanjutkan negosiasi yang akan dimulai Kamis ini.
“Pasar akan menantikan hasil negosiasi tersebut. Ini bisa menahan tekanan terhadap rupiah,” kata Ariston.
Dia mengatakan, secara teknikal juga terlihat keengganan pasar untuk menembus ke atas resistance Rp14.330. Namun, data GDP Q1 Indonesia masih di bawah ekspektasi menjadi faktor penekan rupiah sambil menunggu data CAD indonesia yang akan dirilis tanggal 10 Mei. “Potensi kisaran range Rp14.250-14.310,” ujar dia,
Editor : Ranto Rajagukguk
http://bit.ly/2YgtA77
May 07, 2019 at 05:42PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Tertekan Dolar AS, Kurs Rupiah Kembali Masuki Level Rp14.300"
Post a Comment