
KARAKAS, iNews.id - Kejaksaan Agung Venezuela mengungkap data korban dalam bentrokan antara para pendukung pemimpin oposisi Juan Guaido dengan pasukan pemerintah setelah pengumuman rencana penggulingan Presiden Nicolas Maduro.
Sejauh ini lima orang tewas dan 233 lainnya ditangkap. Mereka merupakan para demonstran pendukung Guaido yang mendukung upaya penggulingan Maduro, namun rencana itu gagal.
"Semua kasus ini masih diselidiki," kata Jaksa Agung Tarek William Saab, dikutip dari AFP, Selasa (7/5/2019).
Pada 30 April 2019 di pangkalan udara ibu kota Karakas, Guaido mengumumkan rencana kudeta yang didukung oleh segelintir anggota militer yang membelot. Dia menuding ada beberapa tentara yang tak menepati janji untuk menggulingkan Maduro, sehingga rencananya merebut kekuasaan gagal.
Tokoh oposisi lainnya, Leopoldo Lopez, juga berada di pangkalan untuk mendukung Guaido. Seharusnya dia berada di tahan rumah, namun dibebaskan oleh para tentara yang membelot.
Mahkamah Agung Venezuela pada Kamis pekan lalu memerintahkan penangkapan kembali Lopez. Namun pria 48 tahun itu langsung meminta perlindungan ke kediaman duta besar Spanyol.
Lopez dijatuhi hukuman 14 tahun penjara pada 2014 atas tuduhan menghasut kekerasan terhadap Maduro, yang menewaskan 43 orang. Statusnya diubah menjadi tahanan rumah pada 2017.
Sementara itu, setelah rencana kudeta terbaru ini gagal, sekitar 25 anggota militer kabur ke Kedutaan Besar Brasil di Karakas untuk meminta suaka.
Menurut Saab, ada 18 surat perintah penangkapan yang dikeluarkan terhadap warga sipil maupun militer pembelot, namun tak disebutkan nama dan jabatan mereka.
Venezuela berada di puncak krisis politik pada Januari 2019 saat Guaido yang juga pemimpin Majelis Nasional memproklamirkan diri sebagai presiden.
Guaido mengklaim konstitusi Venezuela memungkinkannya untuk melakukan hal itu karena Majelis Nasional sebagai lembaga legislatif, dikontrol oleh oposisi. Sementara itu Maduro memenangkan pemilu 2018.
Editor : Anton Suhartono
http://bit.ly/2H5NZpG
May 07, 2019 at 05:15PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "5 Orang Tewas dan 233 Ditangkap Pascapercobaan Kudeta di Venezuela"
Post a Comment