
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengkaji kebijakan pembedaan tarif penyeberangan di Pelabuhan Merak. Tarif pada malam hari bakal dibuat lebih mahal daripada siang hari.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, selama ini banyak pemudik yang menyeberang dari Merak pada malam hari, sehingga antrean menumpuk. Selain menaikkan tarif malam, dia akan memberikan diskon untuk tarif siang.
"Akan saya finalkan dalam satu dua hari ini, karena saya pikir memang perbedaan harga malam lebih mahal akan lebih bisa membuat orang bisa milih," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/5/2019)
Namun, Menhub mengaku masih akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama PT Pelni (Persero) selaku operator pelabuhan. Dia mengaku belum tahu apakah mengubah tarif itu masuk dalam kewenangan Kemenhub atau tidak
"Yang sesuai dengan aturan boleh tidak kita naikkan itu tuh, nanti kalau itu kewenangan kita, akan kita lakukan," tutur dia.
Sejauh ini, Kemenhub telah menerapkan skema ganjil-genap di Pelabuhan Merak. Namun, mantan direktur utama Angkasa Pura II itu menilai kebijakan itu mempersulit pemudik karena sosialisasi belum merata.
"Kalau ganjil genap itu saya berpendapat agak mempersulit karena orang yang lewat sana kan bukan hanya orang yang tinggal di sini saja ada yang dari Bandung, Jateng yang tidak tahu (ada ganjil-genap)," ujar dia.
Editor : Rahmat Fiansyah
http://bit.ly/2M0rTtd
May 22, 2019 at 03:38AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Tarif Penyeberangan Malam Hari di Merak Bakal Lebih Mahal, Siang Hari Didiskon"
Post a Comment