
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporlan, total utang pemerintah pusat sampai dengan April 2019 sebesar Rp4.528 triliun. Jumlah tersebut naik 8,3 persen dibandingkan posisi utang pada periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp 4.180 triliun.
"Posisi utang kita per April sebesar Rp 4.528 triliun," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman di kantornya, Jakarta, Kamis (16/5/2019).
Luky menambahkan, apabila dibandingkan dengan posisi utang pada Maret 2019 posisi rasio utang ini sebenarnya mengalami penurunan sebesar Rp38,8 triliun.
"Sementara Maret kemarin utang kita Rp4.567. Outstanding utang turun Rp38,8 triliun dibandingkan Maret tahun ini satu bulan turun Rp 38 triliun," ucapnya.
Berdasarkan data APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) April 2019, komposisi utang pemerintah terdiri dari pinjaman sebesar Rp780,71 triliun dan surat berharga negara (SBN) Rp3.747,74 triliun. Adapun detail besaran utang dari pinjaman terdiri dari pinjaman luar negeri Rp773,98 triliun dan pinjaman dalam negeri Rp6,73 triliun.
Sementara untuk SBN terdiri dari denominasi rupiah Rp2.735,78 triliun dan denominasi valas Rp1.011,96 triiun.
Meskipun demikian, Luki memastikan bahwa utang pemerintah masih aman. Pasalnya, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih di bawah 30 persen.
"Rasio utang terhadap produk domestik bruto sebesar 29,65 persen atau masih dalam batas aman," ucap Luki.
Editor : Ranto Rajagukguk
http://bit.ly/2Eeqw3x
May 17, 2019 at 04:08AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Menkeu Sebut Utang Pemerintah hingga April 2019 Tembus Rp4.528 Triliun"
Post a Comment