Search

Likuditas Relatif Baik, LPS: Terdapat Potensi Risiko dari Eksternal dan Internal

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melihat selama beberapa bulan ini kondisi likuiditas relatif membaik. Namun, masih terdapat beberapa risiko sisi atas (upside) baik dari eksternal maupun internal.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengatakan, dari sisi eksternal misalnya arah suku bunga acuan bank sentral AS (Fed Rate) dan kebijakan The Fed diperkirakan lebih dovish di tengah ancaman perlambatan ekonomi. Hal ini membuat bank sentral negara di dunia bisa bernapas lega.

"Risiko likuiditas adalah moderat dimana terdapat potensi risiko sisi atas dari eksternal dan internal," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Pacific Century Place, Jakarta, Senin (14/5/2019).

Namun, masih terdapat risiko akibat ketidakpastian yang berasal dari perang dagang antara AS dan China meningkat signifikan. Pasalnya, pada Jumat lalu, AS menaikkan tarif impor sebesar-besarnya 200 miliar dolar AS atas impor dari China.

"Pada tanggal 10 Meil 2019, AS menaikkan tarif dari 10 persen ke 25 persen atas 200 miliar dolar AS impor dari China serta merencanakan pengenaan tarif 25 persen atas 300 miliar dolar AS impor. Hal ini meningkatkan risiko trade war yang lebih luas," ucapnya.

Sementara itu, dari sisi domestik terdapat beberapa faktor risiko likuiditas yang berasal dari pertumbuhan kredit yang masih lebih tinggi di atas pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). Hal ini menimbulkan tekanan likuiditas antar kelompok bank, khususnya bank besar dan bank kecil dalam upaya memperoleh DPK.

Bahkan, peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat sepanjang bulan puasa dan hari raya juga menjadi risiko likuiditas. Pasalnya, hal ini membuat dana yang ada di bank ditarik dalam jumlah banyak oleh masyarakat untuk Lebaran.

Saat ini kinerja NFA muiai menunjukkan perbaikan dalam jangka pendek terlihat dari pertumbuhan NFA secara bulanan dalam rupiah maupun valas terpantau positif. Pada Maret 2019 NFA dalam rupiah tumbuh 1,17 persen mtm, sementara dalam dolar AS terpantau tumbuh 2,93 persen mtm.

Pada saat yang sama, penurunan pertumbuhan NFA secara tahunan tampak mulai mengecil. Namun, LPS melihat adanya risiko dari pemulihan arus NFA dan periode pembayaran deviden yang berdampak pada kondisi likuiditas (M2) dan nilai tukar.

Defisit neraca perdagangan juga menjadi risiko yang perlu diwaspadai meskipun dalam dua bulan terakhir terjadi surplus perdagangan. Pasalnya pada April tahun lalu neraca dagang tercatat defisit 1,63 miliar dolar AS sehingga kemungkinan April 2019 akan terjadi hal yang sama.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2WK20P6
May 14, 2019 at 06:02AM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Likuditas Relatif Baik, LPS: Terdapat Potensi Risiko dari Eksternal dan Internal"

Post a Comment

Powered by Blogger.