
SYDNEY, iNews.id - Seorang penjaga taman margasatwa Australia diserang buaya besar saat bertugas. Pria bernama Craig Dickmann itu bergulat dengan buaya sepanjang 2,8 meter dan berhasil mengalahkannya meskipun tak sampai membunuh.
Harga mahal juga harus dibayar Dickmann karena mengalami luka parah di kaki dan tangan.
Dalam keterangan yang disampaikan di Rumah Sakit Cairns, Queensland, Dickmann mengaku diserang dari belakang oleh buaya saat akan meninggalkan pantai Australia Utara, Minggu (10/11/2019).
"Ketika saya berbalik untuk pergi, hal pertama yang saya lihat adalah kepalanya menerkam saya," katanya, dikutip dari AFP, Minggu (17/11/2019).
Dickmann menjelaskan, bagian tubuhnya yang digigit buaya itu adalah paha dan tangan kanan. Reptil besar itu mengoyak-ngoyak paha sampai terdengar bunyi gigitan.
"Suara itu akan menghantui saya selamanya, saya pikir itu bunyi rahangnya," kata pria 54 tahun itu.
Perlawanan maksimal pun diberikan Dickmann yang saat itu hanya seorang diri. Dia bergulat dengan buaya dan berusaha mempertahankan diri karena hewan itu ingin menyeretnya ke pantai.
Dickmann pun berpikir untuk melukai mata buaya tersebut agar melepaskan cengkraman rahang dari kakinya. Diketahui, mata merupakan salah satu kelemahan buaya dan bagian tubuhnya yang lunak.
Dia menusukkan jari beberapa kali ke mata buaya sedalam mungkin hingga kesakitan dan melepaskan rahangnya dari kaki.
Setelah beberapa menit, dia berhasil membuat payah buaya tersebut. Buaya melepaskan itu kembali ke air di pantai.
Dalam kondisi luka parah, Dickmann berusaha menyetir selama 45 menit ke rumahnya untuk kemudian menghubungi layanan darurat.
Sekitar 1 jam kemudian, petugas dari Royal Flying Doctors Service tiba dan menerbangkannya ke Rumah Sakit Cairns.
Sementara itu petugas departemen lingkungan hidup Queensland beberapa hari kemudian menangkap buaya yang menyerang Dickmann.
"Lokasi itu dikenal sebagai negaranya buaya dan warga di sana diingatkan untuk selalu waspada," kata departemen, dalam pernyataan.
Buaya air asin, yang panjangnya dapat mencapai 7 meter dengan berat lebih dari 1 ton, bisa ditemui di bagian utara Australia yang beriklim tropis. Jumlah mereka melonjak sejak dinyatakan sebagai hewan dilindungi pada 1970-an.
Menurut pemerintah Negara Bagian Queensland, serangan buaya terakhir yang tak menyebabkan kematian terjadi pada Januari 2018 di Selat Torres. Sedangkan serangan buaya terakhir yang menyebabkan korban meninggal terjadi pada Oktober 2017 di Port Douglas.
Editor : Anton Suhartono
https://ift.tt/357Zu95
November 17, 2019 at 07:12AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Kisah Pria Australia Menang Duel Lawan Buaya Sepanjang Hampir 3 Meter"
Post a Comment