Search

IHSG Diprediksi Kembali Melemah Dekati 6.100, Simak Saham-Saham Ini

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah hari ini. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,47 persen di level 6.148.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD sudah menunjukkan sinyal dead cross di area positif. Sementara itu, stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal negatif.

"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujarnya dalam hasil risetnya, selasa2019).

Sementara itu, support pertama maupun kedua memiliki range 6.120 hingga 6.086. Kemudian, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.180 hingga 6.217.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

- ANTM. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 820 – 830, dengan target harga secara bertahap di level 855, 915, 1075 dan 1235. Support: 790 dan 755.

- BBRI. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 3920 - 4000, dengan target harga secara bertahap di level 4200, 4380, 4520 dan 5125. Support: 3920 dan 3660.

- BNGA. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 940 – 960, dengan target harga di level 980, 1045 dan 1125. Support: 915.

- CPIN. Terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi terjadinya koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 7250 – 7500, dengan target harga di level 6900. Resistance: 7800.

- CTRA. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1050 – 1070, dengan target harga secara bertahap di level 1125, 1260 dan 1395. Support: 1020.

- LPCK. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1210 – 1230, dengan target harga secara bertahap di level 1290, 1420, 1525, 1970, 2410 dan 2860. Support: 1080.

- MEDC. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 625 – 645, dengan target harga secara bertahap di level 670, 720 dan 785. Support: 620 dan 610.

- WSKT. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1460 - 1480, dengan target harga secara bertahap di level 1510, 1570, 1620, 1825, 2030 dan 2240. Support: 1415.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2KbeUBy
November 12, 2019 at 07:31AM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "IHSG Diprediksi Kembali Melemah Dekati 6.100, Simak Saham-Saham Ini"

Post a Comment

Powered by Blogger.