
NEW YORK, iNews.id - Harga minyak turun secara signifikan pada Selasa (16/7/2019) waktu setempat setelah laporan bahwa Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan Iran siap untuk bernegosiasi mengenai program misilnya.
Mengutip Xinhua, Rabu (17/7/2019) minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun 1,96 dolar AS menjadi 57,62 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 2,13 dolar AS menjadi 64,35 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Pompeo mengatakan di pertemuan kabinet Gedung Putih pada Selasa bahwa Iran siap untuk memasuki negosiasi atas program misilnya, menurut media lokal.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pekan ini mengatakan negaranya terbuka untuk pembicaraan jika AS menghapus sanksi terhadap Iran.
Hubungan antara AS dan Iran telah memburuk secara signifikan setelah Washington meninggalkan secara sepihak dari pakta nuklir penting pada Mei 2018 dan menerapkan kembali sanksi energi dan keuangan, yang telah dihapus berdasarkan kesepakatan, terhadap Iran.
Pernyataan ini telah membantu meredakan kekhawatiran tentang ketegangan antara Washington dan Teheran, yang telah membahayakan aliran minyak di Timur Tengah.
Harga minyak juga kehilangan dukungan tertentu karena perusahaan minyak di Teluk Meksiko mulai memulihkan beberapa produksinya yang ditutup karena Badai Barry pada akhir pekan.
Editor : Ranto Rajagukguk
https://ift.tt/2XUx8Lo
July 17, 2019 at 02:59PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Ketegangan Geopolitik Mereda, Harga Minyak Merosot Tajam"
Post a Comment